Rusia Nyatakan Kuasai Seluruh Wilayah Timur Ukraina

Rusia mengumumkan bahwa pasukannya telah menguasai Ukraina timur, setelah berhasil merebut Lysychansk, kota terakhir di wilayah Luhansk yang masih memberikan perlawanan sengit.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, seperti dikutip Reuters, mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa Luhansk telah “dibebaskan”. Rusia sebelumnya mengatakan pasukannya telah merebut desa-desa di sekitar Lysychansk dan mengepung kota.

Setelah menghadapi perlawanan sengit dari Ukraina untuk mencegah Rusia merebut ibukota Kyiv, Rusia memfokuskan strategi ofensifnya di Ukraina timur, dan mengambil kendali penuh atas provinsi Luhansk dan Donetsk di wilayah Donbas.

“Hari ini, milisi populer Luhansk dan pasukan Rusia menduduki target strategis terakhir, yang memungkinkan kami memastikan bahwa Lysychansk benar-benar terkepung,” kata juru bicara pasukan separatis Andrei Marotchko kepada kantor berita TASS, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (3/7). .

Namun, pasukan Ukraina membantah klaim tersebut, dengan mengatakan pertempuran sengit masih terjadi di Lysychansk.

“Pertempuran berkecamuk di sekitar Lysychansk. (Tapi) untungnya kota itu tidak dikepung dan berada di bawah kendali tentara Ukraina,” kata Ruslan Muzytchuk, juru bicara Garda Nasional Ukraina.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan angkatan udaranya menerbangkan sekitar 15 serangan mendadak “di hampir semua arah wilayah musuh”, menghancurkan peralatan dan dua gudang amunisi. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan angkatan udaranya telah menghancurkan lima pos komando Ukraina dan beberapa tempat pembuangan amunisi.

Namun, kedua laporan tersebut belum diverifikasi secara independen oleh Reuters.

Sebelumnya pada Sabtu (2/7), Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, juga menyatakan pertahanan udara negaranya telah menembak jatuh rudal Ukraina, meski tidak merinci di area mana. Alexander adalah sekutu dekat Rusia dan mengizinkan pasukan Rusia menyerang dari Belarus pada Februari.

Baca Juga:   Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

“Mereka memprovokasi kami. Tiga hari lalu, mungkin sedikit lebih lama, upaya untuk menyerang fasilitas militer di wilayah Belarusia dilakukan dari wilayah Ukraina,” katanya seperti dikutip BBC International. “Tapi, untungnya, sistem anti-pesawat Pantsir berhasil mencegat semua rudal.”

Dia menambahkan bahwa, “kami tidak mencoba berperang di Ukraina,” jelasnya.

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mencatat, sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari hingga Senin (27/6), jumlah korban perang di Ukraina mencapai 10.631 warga sipil, termasuk jumlah tersebut. : 4.731 tewas, dan 5.900 luka-luka.

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli Rusia Nyatakan Kuasai Seluruh Wilayah Timur Ukraina

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaRusia Nyatakan Kuasai Seluruh Wilayah Timur Ukraina

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini