OCBC NISP Kantongi Laba Rp 1,64 Triliun di Semester I, Naik 12%

Emiten perbankan, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), membukukan laba bersih sebesar Rp 1,64 triliun pada semester I 2022, atau naik 11,97% dari pencapaian periode sebelumnya sebesar Rp 1,47 triliun.

Pertumbuhan laba bersih ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 4% dan penurunan beban cadangan kerugian sebesar 16% per tahun.

“Bank OCBC NISP sendiri akan terus menjaga kinerja positif dan membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan perbankannya,” kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja dalam keterangan resminya.

Parwati menambahkan, menurut Kementerian Keuangan, kondisi Indonesia sendiri masih cukup positif terlihat dari utang luar negeri pemerintah dan utang korporasi yang mengalami penurunan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan waspada agar dapat terus menangkap peluang di tengah ancaman resesi.

Seiring dengan pertumbuhan laba, perseroan juga mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp 5,67 triliun atau turun 1,8% dari semester sebelumnya yang sebesar Rp 5,78 triliun. Kemudian, pendapatan syariah sebesar Rp 185,50 miliar atau turun 0,14% dari tahun lalu Rp 185,75 miliar.

Dari pendapatan tersebut, bank juga mencatatkan penurunan beban bunga sebesar 12,93% atau Rp 1,77 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp 2,03 triliun. Beban bunga syariah juga mengalami penurunan sebesar 7,22% atau Rp 53,80 miliar dari tahun lalu Rp 57,99 miliar. Jika ditotal, pendapatan bunga dan syariah mencapai Rp 4,03 triliun atau naik 4,21% dari sebelumnya Rp 3,87 triliun.

Selain itu, perbankan juga menyalurkan kredit sebesar Rp 127,1 triliun atau naik 10% dari Rp 115,5 triliun. Dana pihak ketiga sebesar Rp 171,5 triliun atau naik 14% dari Rp 150,4 triliun. Bank melaporkan pertumbuhan aset sebesar 11%. atau sebesar Rp 223,4 triliun dari Rp 201,1 triliun.

Baca Juga:   IHSG Ditutup Naik ke Level 7.182, Transaksi Capai Rp 18,89 Triliun

Bank OCBC mencatatkan pertumbuhan ekuitas sebesar Rp 32,79 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp 32,32 triliun. Kemudian, liabilitas yang tercatat meningkat sebesar Rp 190,65 triliun dari total sebelumnya sebesar Rp 182,06 triliun.

Selain kinerja keuangan, Bank OCBC NISP menghadirkan akselerasi kapabilitas digital yang diimbangi dengan edukasi literasi digital. Hingga akhir Juni 2022, nilai transaksi digital Bank OCBC NISP akan tumbuh sebesar 26% setiap tahunnya. Karena peningkatan tersebut, pendapatan dari transaksi digital juga mengalami peningkatan sebesar 13% setiap tahunnya.

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli OCBC NISP Kantongi Laba Rp 1,64 Triliun di Semester I, Naik 12%

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BisnisOCBC NISP Kantongi Laba Rp 1,64 Triliun di Semester I, Naik 12%

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini