Jelang Idul Adha, Badan Pangan Pasok 1.045 Sapi ke Jabodetabek

Badan Pangan Nasional (BPN) memasok 1.045 ekor sapi ke Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) jelang Idul Adha. Pasokan sapi berasal dari daerah yang baik yang bebas dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Wilayah tersebut adalah Nganjuk, Boyolali, Australia, Sumbawa, Sidrap, dan Serang. Sapi asal Australia tercatat mendominasi atau mencapai 650 ekor. Sedangkan sapi dari Sumbawa paling sedikit atau 30 ekor.

“Karena hari ini kita tidak bisa memindahkan stok dari area merah (PMK) ke hijau, kita optimalkan dari tempat yang kita miliki saat ini, termasuk kandang yang ada di lokasi tersebut,” kata Kepala BPN, Arief Prasetyo Adi, di Kementerian Perhubungan. Kompleks pertanian, Kamis (30/6).

Dia menjamin stok daging nasional hingga akhir Juli tetap terjaga. Kementerian Perdagangan (Kemendagri) mencatat saat ini pasokan daging sapi dan kerbau sekitar 64.170 ton per hari, sedangkan kebutuhan bulanan hanya sekitar 59.550 ton per hari.

“Sebenarnya banyak masyarakat saat ini yang mengurangi konsumsi dagingnya. Kami hitung sampai akhir Juli 2022 kondisinya aman, jadi stok daging tidak perlu khawatir,” kata Arief.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, stok sapi hidup atau sapi hidup mencapai 94.750 atau setara 18.162 ton. Sedangkan total pasokan daging beku hingga 21 Juni 2022 mencapai 22.989,5 ton.

Daging beku mayoritas dipasok oleh Asosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia (Aspidi) sebanyak 12.873 ton. Sedangkan Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia (APPHI) menyumbang hingga 8.101 ton.

Total pasokan daging yang ditopang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya 415,5 ton. Rinciannya, Perum Bulog menyumbang 348 ton, sedangkan PT Berdikari hanya 67,5 ton.

Kementerian Dalam Negeri menghitung rata-rata harga daging sapi di pasaran pada Juni 2022 sebesar Rp 135.468 per kilogram (kg). Angka tersebut turun 1,51% dari capaian Mei 2022 sebesar Rp 137.552 per kg, namun naik 7,89% dari realisasi Juni 2021 sebesar Rp 125.557 per kg.

Baca Juga:   PDIP Ungkap Alasan Sulit Berkoalisi dengan PKS

Selain itu, harga daging sapi saat ini jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) daging sapi sebesar Rp 105.000 per kg. Untuk menstabilkan harga daging sapi, pemerintah akan mempercepat impor daging beku sebagai alternatif konsumsi daging sapi segar.

“Untuk stabilisasi (harga daging), kami memiliki stok daging kerbau Bulog hingga akhir tahun. Kami memiliki ketersediaan sekitar 100.000 ton. Kemudian Berdikari memiliki 20.000 ton daging kerbau Brasil,” kata Arief.

Direktur Utama Berdikari, Harry Warganegara mengatakan, dari 650 ekor sapi yang terdaftar di BPN tersebut, sebagian adalah sapi brahma cross atau sapi BX. Sebanyak 40 ekor sapi BX merupakan pejantan yang tidak disterilkan dan diimpor pada Februari 2022.

Harry mengaku sudah mengirimkan 450 ekor sapi BX ke DKI Jakarta. Tujuan pengiriman bukan untuk memenuhi permintaan Idul Adha 2022, melainkan untuk mengecek kondisi ternak.

“Kalau tidak ada yang dipotong (pada bagian tubuh ternak) masih dianggap layak, kami tawarkan untuk Idul Adha 2022. Tapi, bukan impor besar-besaran untuk Idul Adha 2022,” kata Harry.

Gugus Tugas Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) mencatat ada 214.994 ternak yang terjangkit PMK hingga Selasa 21 Juni 2022 pukul 12.30 WIB.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah ternak terinfeksi PMK terbanyak, yakni 83.491. Jumlah ini jauh lebih besar dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di urutan kedua dengan 31.845 ternak terinfeksi.

Reporter: Andi M. Arief

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli Jelang Idul Adha, Badan Pangan Pasok 1.045 Sapi ke Jabodetabek

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaJelang Idul Adha, Badan Pangan Pasok 1.045 Sapi ke Jabodetabek

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini