Indonesia dan Swiss Teken Perjanjian Investasi Bilateral

Pemerintah Republik Indonesia menandatangani Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi (P4M) atau Bilateral Investment Agreement (BIT) dengan Pemerintah Swiss. Penandatanganan tersebut diwakili oleh Menteri Penanaman Modal/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil dan Federal Councillor Guy Parmelin, di House of Switzerland, Davos (24/5).

Kesepakatan ini berhasil disepakati setelah menyelesaikan tujuh putaran negosiasi yang dimulai pada 2018. Kesepakatan tersebut dibuat dalam rangka kerja sama investasi kedua negara dengan memberikan perlindungan hukum dan kepastian berusaha baik bagi investor Swiss di Indonesia maupun sebaliknya.

“Kami berharap kerjasama ini dapat berdampak pada peningkatan daya saing Indonesia dalam menarik investasi dari Swiss, serta membuka peluang bagi pengusaha nasional untuk berinvestasi di Swiss,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Rabu (25/5).

Penasihat Federal, Guy Parmelin, menyampaikan apresiasinya atas implementasi Perjanjian Investasi Bilateral ini.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik dan menghasilkan dampak positif bagi kedua belah pihak,” kata Guy.

Cakupan P4M RI dengan Swiss antara lain berlaku untuk investasi baik di Indonesia maupun Swiss. Perjanjian ini tidak berlaku untuk tuntutan hukum atau perselisihan yang timbul sebelum P4M berlangsung. Selain itu, P4M tidak berlaku untuk pengadaan pemerintah, subsidi atau hibah yang diberikan oleh negara.

Kesepakatan tersebut memberikan keuntungan bagi investor dari kedua negara, antara lain jaminan perlakuan non-diskriminatif, non-ekspropriasi, kebebasan transfer/repatriasi, opsi penyelesaian sengketa melalui arbitrase internasional, dan penekanan untuk tidak melakukan investasi ilegal, khususnya korupsi.

Kerjasama ini akan menggantikan P4M sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 1974 dan berakhir pada tahun 2016. P4M ini juga akan melengkapi perjanjian CEPA Indonesia-European Free Trade Association (EFTA) yang telah ditandatangani pada tahun 2018 dimana Indonesia dan Swiss menjadi pihak dalam perjanjian tersebut. Negara anggota ASEAN lainnya yang sudah melakukan P4M dengan Swiss adalah Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Baca Juga:   iOS 16 Telah Hadir Dengan Banyak Fitur Baru

Berdasarkan catatan Kementerian Penanaman Modal/BKPM, Swiss berhasil menduduki peringkat 10 negara dengan investasi tertinggi di Indonesia pada tahun 2021 dengan realisasi investasi mencapai US$ 599,8 juta dan 281 proyek.

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli Indonesia dan Swiss Teken Perjanjian Investasi Bilateral

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaIndonesia dan Swiss Teken Perjanjian Investasi Bilateral

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini