IHSG Berpeluang Tertekan, Saham Bank dan Tambang Direkomendasikan

Bursa saham domestik berhasil menjadi kuat (memantul) pada perdagangan Selasa dengan penguatan 0,97% ke level 6.703,26. Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah selama enam hari perdagangan berturut-turut.

Data perdagangan kemarin menunjukkan, nilai transaksi di pasar saham domestik mencapai Rp 11,33 triliun dengan volume 20,17 miliar saham dan frekuensi 1,13 juta kali. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar IHSG berada pada level Rp 8.828,12 triliun.

Kemarin, investor asing meninggalkan bursa saham negara senilai Rp 575,51 miliar di seluruh pasar. Tiga saham yang dilepas investor asing itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 740,9 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 240,8 miliar dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 390,5 miliar.

CEO Yugen Bertumbuh Securities Willam Surya Wijaya menilai, pada perdagangan Rabu, pola pergerakan IHSG saat ini masih menunjukkan pola. ke samping di tengah kesempatan yang penuh tekanan yang masih akan membayangi.

Hal ini bermula dari harga komoditas yang berpotensi tertekan menjadi sentimen yang dapat mempengaruhi pola pergerakan IHSG dalam waktu dekat.

“Pressure opportunity masih bisa dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi beli dengan target investasi jangka menengah dan panjang,” kata William, dalam risetnya, Rabu (6/7).

William memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melemah di kisaran 6.589 hingga 6.888.

Dia menyarankan investor bisa mengamati saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). ), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) hingga PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Baca Juga:   Badai PHK Menerpa Startup Indonesia

Sementara itu, pengamat pasar saham MNC Asset Management Edwin Sebayang, penguatan IHSG masih akan diuji pada perdagangan hari ini seiring dengan jatuhnya indeks Dow Jones, AS kemarin sebesar 0,42% dan tekanan jual di bursa komoditas.

Kemarin harga minyak dunia turun cukup tajam sebesar -9,96%, harga emas dunia juga turun di hari kedua sebesar -2,40% dan CPO turun -4,75%. Selain itu, faktor yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah seberapa besar Rupiah akan jatuh terhadap Dolar AS di masa mendatang setelah Euro jatuh tajam ke level terendah tajam terhadap Dolar AS dalam 20 tahun terakhir.

“IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 6.646 hingga 6.825,” kata Edwin, Rabu (6/7).

Dia merekomendasikan investor untuk membeli saham di PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (TMG), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) PT Ace Hardware Tbk (ACES). kepada PT Ciputra Development Tbk (CTRA).

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli IHSG Berpeluang Tertekan, Saham Bank dan Tambang Direkomendasikan

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaIHSG Berpeluang Tertekan, Saham Bank dan Tambang Direkomendasikan

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini