Direksi Bayan Resources Borong Saham Senilai Rp 49,2 Miliar

Sejumlah direksi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membeli saham perseroan dengan total nilai transaksi Rp 49,20 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), direktur utama dan pemegang saham BYAN Dato Low Tuck Kwong telah membeli 52.600 saham BYAN dengan harga pelaksanaan Rp 66.110 per saham atau Rp 3,47 miliar.

“Transaksi dilakukan pada 13-14 Juni 2022, tujuan transaksi ini untuk investasi dengan kepemilikan langsung,” katanya dalam keterbukaan informasi. dikutip Jumat (17/6).

Sebelumnya, Low Tuck Kwong juga telah beberapa kali meningkatkan kepemilikannya di perusahaan tersebut dengan membeli saham BYAN dengan harga pelaksanaan Rp 54.345 per saham pada 30, 2 dan 3 Mei 2022. Pada 15 Maret, ia membeli 198,7 juta saham dengan transaksi senilai Rp 1,29 triliun.

Namun, pada 14-15 Juni, Low Tuck Kwong menjual 820.000 saham BYAN dengan harga pelaksanaan Rp 30.000 per saham. Dengan transaksi tersebut, saat ini memiliki 61,17% saham BYAN.

Sementara itu, aksi jual beli saham perseroan juga dilakukan oleh anggota direksi lainnya, yakni pada 14 Juni 2022, direktur perseroan Russel John Neil menambah kepemilikannya di perseroan dengan membeli 400.000 saham BYAN dengan harga pelaksanaan Rp 30.000. Dengan demikian, nilai transaksinya mencapai Rp 12 miliar.

Sehari kemudian, direktur perseroan lainnya, Alastair Gordon Christopher Mcleod, membeli 400.000 saham perseroan dengan harga pelaksanaan Rp 30.000 per saham atau mencapai Rp 12 miliar. Di hari yang sama, direktur BYAN Oliver Khaw Har Heng membeli 20.000 saham dengan harga pelaksanaan Rp 30.000 per saham atau mencapai Rp 600 juta.

Sementara itu, seluruh transaksi yang dilakukan direksi perusahaan tambang batu bara ini ditujukan untuk investasi langsung.

Baca Juga:   Inflasi Korea Selatan Tertinggi dalam 14 Tahun, Efek Perang Ukraina

Berdasarkan laporan keuangan, perseroan membukukan laba bersih US$ 1,26 miliar pada tahun lalu atau naik dari pendapatan sebelumnya US$ 344,45 juta. Sementara itu, peningkatan laba perseroan ditopang oleh kenaikan pendapatan perseroan sebesar 104% menjadi US$2,85 miliar dari sebelumnya US$1,39 miliar pada 2020.

Pendapatan batu bara perseroan pada 2021 akan naik menjadi US$2,84 miliar dari sebelumnya US$1,38 miliar. Sementara pendapatan non-batubara tercatat US$ 6,44 juta dari sebelumnya US$ 6,16 juta.

Untuk 2022, perseroan menargetkan penyelesaian pembangunan fasilitas pertambangan, termasuk pemuat tongkang pertama di Muara Pahu. Sedangkan loader tongkang kedua dan ketiga di Muara Pahu dan perluasan BCT akan selesai pada tahun 2023.

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli Direksi Bayan Resources Borong Saham Senilai Rp 49,2 Miliar

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaDireksi Bayan Resources Borong Saham Senilai Rp 49,2 Miliar

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini