Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar RI, Singapura Nomor Satu

Bank Indonesia melaporkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia akhir Maret 2022 akhir Maret 2022 sebesar US$411,5 miliar atau setara Rp5.908 triliun (kurs Jisdor 31 Maret Rp14.357/US$). Berdasarkan negara asalnya, Singapura merupakan pemberi pinjaman terbesar ke Indonesia, mencapai 15% dari total ULN.

ULN Indonesia dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan krediturnya, yaitu ULN berdasarkan negara pemberi pinjaman, hutang dari organisasi internasional, dan pinjaman lainnya dari bukan penduduk.

BI mencatat 51% ULN Indonesia berasal dari kreditur dari berbagai negara, dengan utang terbesar berasal dari Singapura. Utang Indonesia dari Singapura mencapai US$ 60,9 miliar atau setara Rp 874,8 triliun. Kepemilikan utang dari Singapura terus menurun selama delapan bulan berturut-turut. Utang dari Singapura turun US$7,3 miliar dibandingkan Maret 2021.

Amerika Serikat menempati urutan kedua sebagai kreditur terbesar Indonesia. Nilai ULN dari kreditur AS sebesar US$ 31,8 miliar atau Rp 457 triliun, naik tipis US$ 400 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jepang berada di urutan ketiga dengan total utang US$25,8 miliar atau Rp369,8 triliun. Seperti halnya Singapura, nilai ULN dari Jepang mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Ytang dari Jepang turun US$ 1,6 miliar pada tahun lalu.

China adalah pemberi pinjaman terbesar keempat ke Indonesia. Nilai ULN Indonesia dari China sebesar US$ 22 miliar atau Rp 316 triliun, naik setelah sempat turun awal tahun ini. Utang dari China meningkat US$ 700 juta dari tahun lalu, peningkatan terbesar dari empat kreditur utama Indonesia lainnya.

Sedangkan Hongkong berada di urutan keempat sebagai pemberi pinjaman terbesar mencapai US$ 16,8 miliar atau Rp 241,9 triliun. Utang Indonesia dari Hong Kong menyusut US$ 2,6 miliar dari tahun lalu.

Baca Juga:   Dapatkan Remisi Khusus, 675 Narapidana Langsung Bebas Rayakan Idul Fitri

Berikut 10 kreditur terbesar Indonesia hingga Maret 2022:

  1. Singapura US$60,9 miliar
  2. Amerika Serikat US$31,8 miliar
  3. Jepang US$25,8 miliar
  4. Cina US$22 miliar
  5. Hong Kong US $ 16,8 miliar
  6. Korea Selatan US$6,3 miliar
  7. Belanda US$5,3 miliar
  8. Jerman US $ 5,2 miliar
  9. Prancis US$3,9 miliar
  10. Inggris US $ 3,8 miliar

BI mencatat nilai ULN Indonesia pada Maret 2022 turun US$ 4,9 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ULN Indonesia terjadi pada utang pemerintah dan bank sentral, serta swasta.

BI Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Perhubungan, mengatakan penurunan utang pemerintah itu seiring dengan serangkaian Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo, baik SBN domestik maupun SBN Valuta Asing. Selain itu, terdapat pelunasan bersih pinjaman yang jatuh tempo selama periode Januari sampai Maret 2022 yang sebagian besar merupakan pinjaman bilateral.

“Selain itu, volatilitas di pasar keuangan global yang cenderung tinggi juga mempengaruhi perpindahan investasi SBN domestik ke instrumen lain sehingga mengurangi porsi kepemilikan investor nonresiden pada SBN domestik,” kata Erwin dalam keterangan tertulis. dikutip Senin (23/5).

Erwin mengatakan struktur ULN Indonesia hingga akhir Maret 2022 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang tetap berada di kisaran 33,7%. Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, ditunjukkan oleh ULN Indonesia yang masih didominasi oleh ULN jangka panjang, dengan pangsa mencapai 87,9% dari total ULN.

Berita ini kami Kurasi dari sumber: katadata.co.id dengan judul aseli Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar RI, Singapura Nomor Satu

BeritaDaftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar RI, Singapura Nomor Satu

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini