Batas Pembelian Minyak Goreng Curah Naik Jadi 10 Liter per Orang

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menaikkan batas pembelian minyak goreng curah akibat aturan domestic market obligation (DMO) dari dua liter per orang menjadi 10 liter per orang.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan langkah itu dilakukan untuk mempercepat penyerapan minyak goreng DMO di pasar. Pertimbangan lain, pengecer di pedesaan bisa menikmati minyak goreng curah dengan harga terjangkau.

“Pedagang kecil yang di desa-desa, di (lantai) RT buka warung kecil, dia bisa (menjual lebih banyak minyak goreng DMO). Tidak semua konsumen membeli 1 liter,” kata Zulkifli di dekat Pasar Klender, Rabu (22/6).

Zulkifli mencatat, saat ini tidak semua daerah mendistribusikan minyak goreng DMO. Hingga saat ini, minyak goreng DMO baru didistribusikan melalui 13.968 pengecer yang tersebar di 20 provinsi.

Ia mengatakan Kementerian Dalam Negeri akan mengintensifkan sosialisasi harga pembelian minyak goreng curah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Salah satunya dengan menayangkan iklan layanan masyarakat pada Jumat besok (24/6).

Pertimbangan lain, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan minyak goreng curah lebih dari dua liter. “Terus terang (penjualan minyak goreng curah hampir) 14.000 (titik) sudah lancar. Ada di beberapa tempat tidak sold out (terjual),” kata Zulkifli.

Di sisi lain, Zulkifli mengatakan produsen yang tunduk pada aturan DMO akan mengemas minyak goreng DMO dalam kemasan sederhana. Produk dengan merek Minyak Kita akan dijual dengan harga Rp 14.000 per liter.

“Ini diurus oleh Badan POM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Harganya sama Rp 14.000 per liter, yang dikemas pabrikan. Jadi, (minyak DMO) bisa masuk ke supermarket,” kata Zulkifli.

Zulkifi mengatakan, pembelian Minyak Kita masih memiliki persyaratan yang sama dengan pembelian minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter saat ini, yakni pemindaian Kartu Tanda Penduduk (KTP) oleh pengecer. Artinya, Minyak Kita tetap akan disalurkan oleh Pengusaha Jasa Logistik dan Ritel (PUJLE).

Baca Juga:   Pemerintah akan Atur Pembelian BBM Bersubsidi agar Tepat Sasaran

Sejauh ini PUJLE telah lolos verifikasi oleh dua Kementerian Dalam Negeri yang baru, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan aplikasi Warung Pintar dan PT Indomarco Adi Prima dengan aplikasi Gurih Pasar Curah. Saat ini, ada dua distributor yang masih dalam proses verifikasi Kementerian Dalam Negeri, yakni Perum Bulog dan Sungai Budi Group.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat 10 provinsi dengan harga minyak goreng curah tertinggi, Jumat (27/6).

Reporter: Andi M. Arief

Berita ini kami Kurasi dari katadata.co.id dengan judul aseli Batas Pembelian Minyak Goreng Curah Naik Jadi 10 Liter per Orang

Silahkan berlangganan konten kami di Google News

BeritaBatas Pembelian Minyak Goreng Curah Naik Jadi 10 Liter per Orang

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini